Selamat datang di website Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Barat Daya. Website ini digunakan sebagai salah satu bentuk upaya untuk memaksimalkan pelayanan publik kepada masyarakat dalam bidang pendidikan di Papua Barat Daya.
“ TERWUJUDNYA MASYARAKAT PAPUA BARAT DAYA YANG CERDAS, BERKARAKTER, BERBUDAYA, DAN BERDAYA SAING BERBASIS KEARIFAN LOKAL ”
Setiap Orang Menjadi Guru Setiap Rumah Menjadi Sekolah
Berita Terkini
Pelatihan Tim Teknis dan Penyelia ASN (Asesmen Skala Nasional) Kabupaten/Kota Se-provinsi Papua Barat Daya Tahun 2026
AIMAS, KABUPATEN SORONG – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya terus mematangkan kesiapan pelaksanaan Asesmen Skala Nasional (ASN) tahun 2026. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pelatihan intensif bagi Tim Teknis dan Penyelia tingkat Kabupaten/Kota digelar untuk memastikan validitas data dan kesiapan infrastruktur digital di wilayah provinsi termuda di Indonesia ini.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 28 Februari hingga 1 Maret 2026, dipusatkan di Aimas Hotel, Kabupaten Sorong. Agenda ini mempertemukan para pemangku kepentingan pendidikan dari seluruh kabupaten dan kota di Papua Barat Daya guna menyelaraskan persepsi teknis menjelang pelaksanaan asesmen.
Integrasi Data Menjadi Kunci Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Daya, dalam sambutannya saat membuka acara, menekankan bahwa integritas data adalah fondasi utama keberhasilan asesmen tahun ini. Ia menyoroti pentingnya validasi data peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) agar tersinkronisasi sempurna dari tingkat daerah hingga ke pusat.
"Data sangat menentukan resmi atau tidaknya status peserta. Kita harus memastikan data peserta TKA valid, lengkap, dan terintegrasi dengan baik. Tanpa data yang akurat, upaya kita di lapangan tidak akan terekam secara sistematis di pusat," ujarnya.
Fokus Pelatihan dan Mitigasi Teknis Pelatihan ini dirancang untuk membekali Tim Teknis dan Penyelia Satuan Pendidikan dengan kemampuan manajerial sistem, yang meliputi:
Mekanisme Pendataan: Memastikan setiap siswa yang memenuhi syarat terinput ke dalam sistem tanpa kendala.
Prosedur Simulasi: Menguji kesiapan perangkat keras dan jaringan internet di sekolah-sekolah guna meminimalisir gangguan teknis pada hari pelaksanaan.
Penjadwalan Ulang: Memberikan pemahaman terkait prosedur darurat jika terjadi kendala teknis yang mengharuskan pergeseran waktu ujian.
Target Partisipasi 100 Persen Selain urusan teknis, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun komitmen bersama antar satuan pendidikan. Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Daya menargetkan tingkat partisipasi sekolah dalam TKA tahun ini mencapai 100 persen.
Kehadiran perwakilan satuan pendidikan dari berbagai pelosok kabupaten/kota diharapkan mampu mengidentifikasi tantangan spesifik di tiap daerah, mulai dari kendala geografis hingga aksesibilitas digital, sehingga solusi dapat dirumuskan secara kolektif sebelum hari pelaksanaan.
Dengan pelatihan ini, Provinsi Papua Barat Daya optimis dapat menyelenggarakan Asesmen Skala Nasional secara mandiri, transparan, dan akuntabel, demi memotret kualitas pendidikan yang sesungguhnya di Bumi Cenderawasih.
Sosialisasi Program beasiswa Afirmasi ADEM & ADIK Provinsi Papua Barat Daya di Kabupaten Tambrauw Tahun 2026
DISTRIK FEF, TAMBRAUW – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya terus berupaya memperkecil kesenjangan akses pendidikan bagi putra-putri daerah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah menggelar Sosialisasi Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dan Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) Tahun 2026 di Kabupaten Tambrauw.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (23/2/2026) hingga Rabu (25/2/2026), dipusatkan di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Tambrauw. Agenda ini menjadi langkah strategis untuk menjaring bibit unggul dari pelosok Papua agar mendapatkan layanan pendidikan berkualitas di sekolah dan perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Fasilitas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Musa Kambu, SE, hadir langsung sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinkronisasi data dan kolaborasi antarinstansi di tingkat daerah.
"Kami berharap para peserta sosialisasi, baik dari pihak sekolah maupun dinas terkait, dapat memahami sepenuhnya mekanisme program ADEM dan ADIK. Target utama kita adalah meningkatkan partisipasi siswa. Jangan sampai ada kuota yang kosong hanya karena kurangnya informasi di tingkat akar rumput," ujar Musa Kambu di hadapan peserta.
Sinergi Lintas Sektor
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tambrauw, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tambrauw, serta jajaran staf teknis lainnya.
Tidak hanya birokrat, sosialisasi ini juga melibatkan pemangku kepentingan langsung, yaitu:
Perwakilan Kepala SMP se-Kabupaten Tambrauw.
Perwakilan Kepala SMA/SMK se-Kabupaten Tambrauw.
Perwakilan guru-guru, orang tua murid, serta perwakilan siswa-siswi.
Kehadiran orang tua dan siswa dianggap krusial agar mereka mendapatkan gambaran utuh mengenai proses seleksi, manfaat beasiswa, hingga pendampingan yang akan diterima selama masa studi di luar daerah.
Mendorong Peran Proaktif Daerah
Selain memberikan pemahaman teknis, kegiatan ini membawa misi besar untuk mendorong Dinas Pendidikan di tingkat kabupaten/kota agar lebih proaktif. Pemerintah Provinsi menekankan pentingnya jemput bola dalam menjaring peserta didik yang memiliki potensi namun terkendala akses informasi atau ekonomi.
Tujuan utama dari rangkaian sosialisasi ini adalah:
Pemahaman Komprehensif: Memastikan seluruh elemen pendidikan di Tambrauw memahami prosedur pendaftaran dan kriteria penerima beasiswa ADEM dan ADIK.
Peningkatan Partisipasi: Menargetkan kenaikan jumlah peserta didik dari Kabupaten Tambrauw yang lolos seleksi nasional.
Aksi Proaktif: Mendorong Dinas Pendidikan setempat untuk melakukan pemetaan dan pendampingan berkelanjutan bagi siswa potensial di wilayah-wilayah sulit.
Program ADEM dan ADIK diharapkan menjadi "karpet merah" bagi generasi muda Papua Barat Daya untuk meraih cita-cita, yang nantinya diharapkan kembali ke daerah untuk membangun tanah kelahirannya dengan bekal ilmu yang mumpuni.
Penyerahan Bantuan Laptop Untuk Pendidikan dan Penyerahan Peralatan Perikanan serta Peralatan Pariwisata bagi Masyarakat Kabupaten Sorong Selatan
Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya – Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sorong Selatan dalam rangka penguatan sektor pendidikan dan pelestarian identitas kebudayaan daerah. Bertempat di Hotel Mratuwa, Teminabuan, Gubernur menyerahkan langsung bantuan berupa 50 unit laptop, 1 unit alat digital, serta SK Penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Nasional yang berasal dari Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya, Jumat (30/1/2026).
Laptop dan alat digitalisasi yang diberikan merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya kepada Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan dalam rangka mendorong terlaksananya Tes Kemampuan Akademik Siswa di Kabupaten Sorong Selatan. Bantuan ini didistribusikan kepada 10 satuan pendidikan untuk memastikan setiap sekolah memiliki fasilitas memadai dalam menghadapi asesmen berbasis komputer. Bantuan serupa juga akan diberikan kepada kabupaten/kota lain di wilayah Provinsi Papua Barat Daya secara bertahap guna pemerataan kualitas pendidikan.
Dalam arahannya, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap agar bantuan yang diterima oleh satuan pendidikan digunakan, dijaga, dan dipelihara sebaik mungkin agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan intelektual siswa di Sorong Selatan.
Terkait aspek kebudayaan, penyerahan SK Warisan Budaya Tak Benda Nasional menjadi momentum penting bagi pengakuan kekayaan lokal. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan pesan khusus kepada Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan agar menetapkan Tarian Yembo sebagai salah satu tarian nasional yang digunakan pada hari tertentu, khususnya pada kegiatan olahraga.
Hadir dalam acara tersebut jajaran pimpinan daerah, termasuk Wakil Gubernur H. Ahmad Nausrau, S.Pd.I., MM., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua barat Daya, Adolof Kambuaya, SH., M.Si, Bupati Sorong Selatan Petronela Krenak, S.Sos., M.Tr.AP. dan Wakil Bupati Yohanes Bodory, S.Sos., M.Tr.AP, serta Jajaran Pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi, maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten. Penyerahan bantuan ini menandai sinergi kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam membangun wilayah Papua Barat Daya.