Kementerian Kebudayaan dan Pemprov Papua Barat Daya Perkuat Kolaborasi Pemajuan Kebudayaan, Siapkan Pembangunan Museum Daerah

Bidang Kebudayaan Minggu, 16 Agustus 2026 12:33:59
general

SORONG – Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bergerak cepat dalam memperkuat ekosistem kebudayaan di provinsi termuda Indonesia. Pada Kamis (6/8/2026), rombongan pejabat utama Kementerian Kebudayaan menggelar serangkaian agenda strategis di Provinsi Papua Barat Daya untuk mendorong percepatan pemajuan kebudayaan dan penyediaan infrastruktur kebudayaan daerah.

Rangkaian kegiatan diawali pada siang hari melalui diskusi teknis bersama jajaran aparatur daerah. Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Marthen Iek, S.Pd., M.Si., bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Bidang Kebudayaan. Dari pihak kementerian, diskusi dipimpin oleh Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Dr. Restu Gunawan, M.Hum., didampingi Direktur Bina Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Sjamsul Hadi, S.H., M.M.

Dalam forum diskusi siang tersebut, dibahas evaluasi pelaksanaan program-program kebudayaan yang telah berjalan di Papua Barat Daya. Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Dr. Restu Gunawan, M.Hum., secara khusus menggarisbawahi pentingnya komitmen daerah untuk segera menyusun dan menyelesaikan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) tingkat provinsi sebagai fondasi arah kebijakan kebudayaan daerah. Selain itu, penetapan cagar budaya lokal menjadi agenda mendesak yang ditargetkan segera rampung guna memberikan kepastian hukum serta pelindungan atas warisan sejarah di wilayah ini.

"Penyelesaian PPKD provinsi serta penetapan status cagar budaya merupakan pijakan utama agar pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan kearifan lokal di Papua Barat Daya memiliki dasar hukum dan strategi pemajuan yang terarah," tegas Dr. Restu Gunawan, M.Hum.

Berlanjut pada sore harinya, agenda ditingkatkan melalui pertemuan tingkat tinggi dan strategis bersama Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos. Audiensi ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya, S.Sos., M.Si., Kepala Bidang Kebudayaan, Marthen Iek, S.Pd., M.Si., Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Fasilitas Pendidikan, Musa Kambu, S.E., serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah Papua Barat Daya, Winarto, S.S.

Fokus pembahasan dalam pertemuan sore tersebut mencakup pendalaman inventarisasi kekayaan warisan budaya, penguatan masyarakat adat, serta penyusunan langkah kongkret pemajuan kebudayaan daerah. Dalam kesempatan ini, Kementerian Kebudayaan secara resmi menegaskan kesiapannya untuk berkolaborasi dan mendampingi Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam merencanakan serta merancang pembangunan museum daerah.

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos., menyambut baik komitmen sinergis dari Kementerian Kebudayaan. Ia menegaskan bahwa Pemprov Papua Barat Daya siap memberikan dukungan penuh, termasuk penyiapan fasilitasi pendukung kebudayaan seperti ketersediaan lahan dan perencanaan museum daerah serta taman budaya di masa mendatang.

"Kekayaan tradisi dan warisan leluhur di Papua Barat Daya adalah identitas kita. Dengan kolaborasi bersama Kementerian Kebudayaan, kami berkomitmen menghadirkan fasilitas pendukung seperti museum dan taman budaya agar warisan sejarah ini terawat dengan baik dan menjadi pusat edukasi generasi muda," ujar Gubernur Elisa Kambu, S.Sos.

Sinergi antara Kementerian Kebudayaan, BPK Wilayah Papua Barat Daya, dan Pemprov Papua Barat Daya ini diharapkan dapat mempercepat perlindungan karya budaya lokal, memperkuat hak-hak masyarakat adat, serta merealisasikan sarana kebudayaan modern berorientasi pelestarian di tanah Papua Barat Daya.

Bagikan ke sosial media: WhatsApp Facebook
;